Mesin Tidur Bayi Dapat Merusak Pendengaran Bayi

Beberapa orang tua menggunakan mesin tidur bayi untuk menutupi suara lingkungan di rumah tangga yang sibuk dan membantu bayi mereka tertidur. Namun sebuah studi baru menemukan bahwa mesin ini juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada bayi.

Setiap orang tua tahu betapa sulitnya mendapatkan bayi tertidur dan tetap tidur dalam waktu yang cukup untuk bayi. Namun bayi mudah terganggu oleh suara sehari – hari, dan kurang tidur dapat menyebabkan kerugian dalam kesehatan fisik bayi dan orang tua mereka.

Mesin tidur adalah alat yang dirancang untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Mereka ditempatkan di samping tempat tidur bayi dan bekerja dengan menghasilkan suara bising yang menutupi suara lain dari sekitar rumah atau di luar yang bisa mengganggu bayi.

Situs web yang memproklamirkan manfaat mesin tidur bayi sering kali menyarankan agar orang tua dan pengasuh bayi harus terus menggunakan alat ini saat anak masih tidur. Saran penggunaan adalah bahwa volume suara yang dimainkan oleh mesin harus sama atau lebih keras daripada tangisan bayi.

Tapi sudah menjadi rahasia umum bahwa terpapar kebisingan pada tingkat output tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Inilah sebabnya mengapa ada peraturan di tempat kerja orang dewasa yang menetapkan batasan kebisingan yang tepat untuk para pekerja. Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS merekomendasikan batas 85 “A-weighted decibels” (dBA) untuk pemaparan 8 jam.

Saat bayi masih berkembang dan memiliki saluran telinga yang jauh lebih kecil daripada orang dewasa, bayi mungkin lebih rentan terhadap efek buruk tingkat kebisingan daripada orang dewasa. Oleh karena itu, direkomendasikan batas tingkat kebisingan rata – rata 50 dBA diatas satu jam untuk kamar bayi di rumah sakit.

Dengan pemikiran ini, para peneliti di balik studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics mulai menyelidiki jika kebisingan yang dihasilkan dari mesin tidur bayi menyilang ke tingkat output yang berbahaya.

Mesin tidur bayi menghasilkan tingkat kebisingan yang melebihi batas paparan orang dewasa. Para peneliti menguji 14 mesin tidur yang saat ini tersedia untuk dibeli di Amerika Utara. Mesin ini menawarkan berbagai suara yang berbeda, termasuk white noise, suara alam, suara mekanis dan suara detak jantung.

 

Mesin Tidur Bayi Menghasilkan Tingkat Kebisingan Melebihi Batas Paparan Orang Dewasa

Peneliti menemukan bahwa “mesin tidur bayi” digunakan untuk menenggelamkan suara sehingga bayi bisa tertidur – mungkin membuat bayi berisiko mengalami gangguan pendengaran.

Mereka menemukan bahwa, pada volume maksimum, perangkat tersebut memiliki rata-rata 79,1 dBA. Namun, tiga mesin tidur menghasilkan output lebih besar dari 85 dBA bahkan lebih keras daripada batas kebisingan tempat kerja orang dewasa. Dan mesin tidur paling keras bisa menghasilkan output suara maksimal 92,9 dBA.

Dari hasil mereka, para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang terpapar mesin tidur berisiko mengalami gangguan pendengaran atau sistem pendengarannya tidak berkembang dengan baik.

Para peneliti berpikir bahwa penggunaan perangkat ini dengan aman dapat dilakukan, namun hanya dengan rekomendasi kebijakan yang menetapkan batasan yang tepat pada pembuatan dan penggunaan perangkat.

 

Para Peneliti Membuat Tiga Rekomendasi Kebijakan Untuk Pembuatan Mesin Tidur
  1. Pabrikan harus diminta untuk membatasi tingkat output maksimum mesin tidur.
  2. Pabrikan harus diminta untuk mencetak peringatan tentang gangguan pendengaran akibat noise pada kemasan produk mereka.
  3. Pabrikan harus diminta memasukkan timer yang secara otomatis menutup perangkat setelah jangka waktu yang telah ditentukan.

Mereka juga membuat rekomendasi berikut bahwa keluarga yang menggunakan mesin tidur bayi harus mengikuti:

 

  1. Tempatkan perangkat sejauh mungkin dari bayi, dan jangan sekali-kali berada didekat tempat tidur bayi atau di tempat tidur bayi.
  2. Mainkan mesin tidur dengan volume rendah.
  3. Mainkan mesin tidur untuk durasi waktu yang singkat.

Medical News Today melaporkan pada tahun 2012 tentang teknik yang disetujui yang digunakan dalam “pelatihan tidur bayi.”